Pengertian Akutansi, Fungsi dan Bidang Akutansi
Rabu, 07 Oktober 2015
Pengertian Akutansi, Fungsi dan Bidang Akutansi
Pengertian Akutansi, Fungsi dan Bidang Akutansi
Pengertian Akuntansi
Ilmuakuntansi.web.id – Akuntansi
adalah suatu aktivitas jasa (mengidentifikasikan, mengukur, mengkalsifikasikan
dan mengikhtisarkan) kejadian atau transaksi ekonomi yang menghasilkan
informasi kuantitatif terutama yang bersifat keuangan yang digunakan dalam
pengambilan keputusan (Amin. W, 1997)
Pengertian Akuntansi menurut
Abubakar. A & Wibowo (2004) adalah proses identifikasi, pencatatan dan
komunikasi terhadap transaksi ekonomi dari suatu entitas/perusahaan.
Dari pengertian-pengertian akuntansi diatas,
maka akuntansi terdiri dari tiga aktivitas atau kegiatan utama yaitu:
- Aktivitas identifikasi yaitu mengidentifikasikan transaksi-transaksi yang terjadi dalam perusahaan.
- Aktivitas pencatatan yaitu aktivitas yang dilakukan untuk mencatat transaksi-transaksi yang telah diidentifikasi secara kronologis dan sistematis.
- Aktivitas komunikasi yaitu aktivitas untuk mengkomunikasikan informasi akuntansi dalam bentuk laporan keuangan kepada para pemakai laporan keuangan atau pihak yang berkepentingan baik internal perusahaan maupun pihak eksternal.
Fungsi dan
Bidang-Bidang Akuntansi Pengertian akuntansi
Akuntansi seringkali
dinyatakan sebagai bahasa perusahaan yang berguna untuk memberikan informasi
yang berupa data-data keuangan perusahaan yang dapat digunakan guna pengambilan
keputusan. Setiap perusahaan memerlukan dua macam informasi tentang
perusahaannya yaitu informasi mengenai nilai perusahaan dan informasi tentang
laba/rugi usaha. Kedua informasi tersebut berguna untuk:
- Mengetahui besarnya modal yang dimiliki perusahaan
- Mengetahui perkembangan ayau maju mundurnya perusahan
- Sebagai dasar untuk perhitunngan pajak
- menjelaskan keadaan perusahaan sewaktu-waktu memrlukan kredit dari bank atau pihak lain
- Dasar untuk menentukan kebijakan yang akan ditempuh
- Menarik minat investor saham jika perusahaan berbentuk perseroan terbatas.
Untuk memperoleh informasi-informasi tersebut diatas,
pengusaha hendaknya mengadakan catatan yang teratur mengenai
transaksi-transaksi yang dilakukan perusahaan yang dinyatakan dalam satuan
uang.
Didalam ilmu akuntansi telah
berkembang bidang-bidang khusus dimana perkembangan tersebut disebabkan oleh
meningkatnya jumlah dan ukuran perusahaan serta peraturan pemerintah. Adapun bidang-bidang
akuntansi yang telah mengalami perkembangan antara lain sebagai
berikut:
- Akuntansi Keuangan (Financial atau General Accounting) menyangkut pencatatan transaksi-transaksi suatu perusahaan dan penyusunan laporan berkala dimana laporan tersebut dapat memberikan informasi yang berguna bagi manajemen, para pemilik dan kreditor.
- Pemeriksaan Akuntansi (Auditing) merupakan suatu bidang yang menyangkut pemeriksaan laporan-laporan keuangan melalui catatan akuntansi secara bebas yaitu laporan keuangan tersebut diperiksa mengenai kejujuran dan kebenarannya.
- Akuntansi Manajemen (Management Accounting) merupakan bidang akuntansi yang menggunakan baik data historis maupun data data taksiran dalam membantu manajemen untuk merencanakan operasi-operasi dimasa yang akan datang.
- Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) mencakup penyusunan laporan-laporan pajak dan pertimbangan tentang konsekuensi-konsekuensi dari transaksi-transaksi perusahaan yang akan terjadi.
- Akuntansi Budgeter (Budgetary Accounting) merupakan bidang akuntansi yang merencanakan operasi-operasi keuangan (anggaran) untuk suatu periode dan memberikan perbandingan antara operasi-operasi yang sebenarnya dengan operasi yang direncanakan.
- Akuntansi untuk Organisasi Nirlaba (Non profit Accounting) merupakan bidang yang mengkhususkan diri dalam pencatatan transaksi-transaksi perusahaan yang tidak mencari laba seperti organisasi keagamaan dan yayasan-yayasan sosial.
- Akuntansi Biaya (Cost Accounting) merupakan bidanng yang menekankan penentuan dan pemakaian biaya serta pengendalian biaya tersebut yang pada umumnya terdapat dalam persahaan industri.
- Sistem Akuntansi (Accounting System) meliputi semua tehnik, metode dan prosedur untuk mencatat dan mengolah data akuntansi dalam rangka memperoleh pengendalian intern yang baik, dimana pengendalian intern merupakan suatu sistem pengendalian yang diperoleh dengan adanya struktur organisasi yang memungkinkan adanya pembagian tugas dan sumber daya manusia yang cakap dan praktek-praktek yangn sehat.
- Akuntansi Sosial (Social Accounting) merupakan bidang yang terbaru dalam akuntansi dan yang paling sulit untuk diterangkan secara singkat, kerena menyangkut dana-dana kesejahteraan masyarakat.
Sebagai suatu sistem, didalam akuntansi terdapat
beberapa asumsi atau konsep dasar. Asumsi dasar tersebut antara lain:
A. Kesatuan Usaha (Business Entity)
Konsep ini menganggap bahwa aktiva suatu perusahaan
terpisah dari aktiva pribadi orang yang menyediakan aktiva (modal) yang
dipergunakan dalam perusahaan tersebut. Dalam akuntansi, pengertian konsep kesatuan
usaha, utang dan biaya pribadi pemilik akan dikeluarkan dari pembukuan
perusahaan walaupun aktiva, utang dan pendapatan perusahaan tersebut dimiliki
olehnya sendiri atau dengan kata lain segala utang dan biaya pribadi harus
diperhitungkan terpisah dari perusahaan.
B. Perusahaan Berjalan (Going Concern)
Dalam konsep ini diasumsikan perusahaan didirikan
untuk jangka waktu yang ditentukan misalnya di Indonesia untuk perusahaan yang
berbentuk PT masa berdirinya adalah 75 tahun, yaitu adanya anggapan bahwa
selama satu kesatuan usaha masih menguntungkan, maka dia dapat berjalan terus
selama waktu yang tidak terbatas.
C. Periode Akuntansi (Time Periods)
Mempertimbangkan akan banyaknya berbagai keputusan
mengenai jalannya operasi perusahaan, maupun pihak-pihak lain yang
berkepentingan selama berlangsungnya operasi perusahaan maka jangka waktu
pembuatan laporan yang umum adalah satu tahun.
D. Satuan Uang (Money Measurement)
Semua transaksi perusahaan dicatat dalam satuan uang,
yaitu sesuatu perubahan aktiva dapat diukur dengan stuan tertentu.
E. Harta Perolehan (Costing of Assets)
Seluruh aktiva pada umumnya dibukukan sebesar harga
perolehannya.
F. Aspek Ganda (Dual Aspect)
Setiap pencatatan suatu kejadian atau transaksi akan
berpengaruh pada sedikitnya dua akun perkiraan dalam pembukuan.
G. Konsep Akrual (Accrual Concept)
Konsep ini berkaitan dengan perhitungan laba/rugi
perusahaan yang menekankan suatu kejadian pada suatu periode tertentu baik
merupakan biaya maupun hasil.
Sumber
http://ilmuakuntansi.web.id/pengertian-akuntansi-fungsi-dan-bidang-akuntansi/
Pengertian Siste dan Contohnya
Pengertian Sistem dan Contohnya
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
Contoh :
- Sistem Komputer terdiri dari Software, Hardware, dan Brainware
- Sistem Akuntansi
- Ludwig Von Bartalanfy
Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan. - Anatol Raporot
Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain. - L. Ackof
Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya. - L. James Havery
Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan. - John Mc Manama
Menurutnya sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efesien. -
C.W. Churchman
Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan. - J.C. Hinggins
Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan. - Edgar F Huse dan James L. Bowdict
Menurutnya sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.
Syarat-syarat sistem :
1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan masalah.
2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.
4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih penting dari pada elemen sistem.
5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.
Secara garis besar, sistem dapat dibagi 2 :
A. Sistem Fisik ( PHYSICAL SYSTEM ) :
Kumpulan elemen-elemen/ unsur-unsur yang saling berinteraksi satu sama lain secara fisik serta dapat diidentifikasikan secara nyata tujuan-tujuannya.
Contoh :
– Sistem transportasi, elemen : petugas,mesin, organisasi yang menjalankan transportasi
– Sistem Komputer, elemen : peralatan yang berfungsi bersama-sama untuk menjalankan pengolahan data.
B. Sistem Abstrak ( ABSTRACT SYSTEM) :
Sistem yang dibentuk akibat terselenggaranya ketergantungan ide, dan tidak dapat diidentifikasikan secara nyata, tetapi dapat diuraikan elemen-elemennya.
Contoh :
Sistem Teologi, hubungan antara manusia dengan Tuhan.
Sumber.
https://luphmama.wordpress.com/2010/02/15/pengertian_sistem/
Jumat, 26 Juni 2015
puisi negara indonesia
Negara ku Indonesia
Beribu-ribu pulau yang terapung
Beragam suku dan ras yang menyatu
Jumlahnya yang tak terhitung
Beragam budaya yang indah selalu
Indonesia
Di mana gotong royong adalah
prinsipnya
Bersatu padu melindungi
Tanah yang dicintai
Wahai bumi pertiwi
Keindahan alam tak kan terganti
Meski pun masalah negeri ini selalu mewarnai
Anekdot dari para pejabat
Tentang pemerintahan yang
seolah berjalan ditempat
Pokok permasalahan yang
semakin merambat
Inilah potret dari Negara
kami
Indonesia tanah surgawi
Selasa, 09 Juni 2015
tugas 10
Berikan lisensi arti pada SKEMA HAM berikut ini !
HAK ASASI MANUSIA "HUMAN RIGHTS"
Adalah Merupakan hak dasar atau hak pokok
yang dimiliki manusia secara kodrat. Hak ini adalah pemberian Tuhan yang Maha
Esa kepada setiap manusia.
1. Hak Asasi Pribadi "Personal Rights"
Hak asasi yang berhubungan dengan kehidupan pribadi
manusia.Beberapa contoh "Personal Rights"
- Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat.
- Hak kebebasan memilih dan aktif dalam organisasi.
- Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat.
- Hak kebebasan memilih dan aktif dalam organisasi.
2.
Hak Asasi Politik "Political Rights"
Hak
asasi yang berhubungan dengan kehidupan politik. Beberapa contoh
"Political Rights"
- Hak
untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan.
- Hak membuat dan mendirikan partai politik serta organisasi
politik lainnya.
3. Hak Asasi Hukum "Legal Equality
Rights"
Hak
kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan, yaitu hak yang berkaitan
dengan kehidupan hukum dan pemerintahan. Beberapa contoh "Legal Equality
Rights"
- Hak
mendapatkan perlakuan yang sama didalam hukum dan pemerintahan.
- Hak mendapat
layanan dan perlindungan hukum.
4.
Hak Asasi Ekonomi "Property Rights"
Hak
yang berhubungan dengan kegiatan perekonomian. Beberapa contoh "Property
Rights"
- Hak
kebebasan melakukan jual beli.
- Hak kebebasan memiliki sesuatu.
5. Hak Asasi Peradilan "Procedural
Rights"
Hak
untuk diperlakukan sama dalam tata cara pengadilan. Beberapa contoh
"Procedural Rights"
- Hak
mendapat pembelaan hukum di pengadilan.
- Hak persamaan atas pengakuan penggeledahan, penangkapan,
penahanan dan penyelidikan di muka hukum.
6. Hak Asasi Sosial Budaya "Social Culture
Rights"
Hak
yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat. Beberapa contoh "Social
Culture Rights"
- Hak
menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan.
- Hak
untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat.
tugas 9
Berikan gambaran kepada sila-sila Pancasila dan contohnya
didalam kehidupan sehari-hari !
Sila
ke-1 :
"Ketuhanan
yang Maha ESA"
Sila
ini berhubungan dengan tingkah laku kita yang merupakan umat beragama kepada
sang pencipta (Allah SWT).
Sampel
atau contoh didalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan sila tersebut :
- Yakin
& bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa pas ajaran agama yang dianut
masing-masing seseorang.
- Menjalankan
perintah agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
-
Saling menghormati antar umat beragama.
Sila
ke-2 :
"Kemanusiaan
yang Adil & Beradab"
Sila
ini berhubungan bersama tabiat kita sebagai manusia yang pada hakekatnya semua
sama didunia ini.
Sampel
atau contoh didalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan sila tersebut :
-
Menyadari bahwa kita sama diciptakan oleh Tuhan.
-
Membela kebenaran & keadilan.
-
Menyadari bahwa kita mempunyai wewenang & kewajiban yang sama.
Sila
ke-3 :
"Persatuan
Indonesia"
Sila
ini berhubungan dengan tabiat kita yang merupakan penduduk Negeri Indonesia
untuk membangun negara ini.
Sampel
atau contoh didalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan sila tersebut :
- Cinta
terhadap tanah air & bangsa.
- Ikut
juga dalam ketertiban dunia.
-
Menjunjung tinggi persatuan bangsa.
Sila
ke-4 :
"Kerakyatan
yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan"
Sila
ini berhubungan bersama tingkah laku kita buat senantiasa bermusyawarah dalam menyelesaikan
suatu permasalahan.
Sampel
atau contoh didalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan sila tersebut :
- Tak
memaksakan kehendak kepada orang lain.
- Ikut
juga dalam pemilihan umum
-
Menghormati hasil musyawarah
Sila
ke-5 :
"Keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"
Sila
ini berhubungan bersama tingkah laku kita dalam bersikap adil kepada seluruh
orang.
Sampel
atau contoh didalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan sila tersebut :
-
Menghormati hak & kewajiban orang lain.
- Tak
mengancam orang bersama hak milik kita.
-
Mengusahakan menopang orang lain tepat kapabilitas.
tugas 8
BERIKAN LISENSI PENJABARAN PADA KALIMAT
BERIKUT INI DAN BERIKAN CONTOHNYA :
·
Ius Soli
Asas
yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan Negara tempat kelahiran.
Contohnya : Misalnya ada seseorang anak yang lahir di wilayah Negara Republik Indonesia, dan di Indonesia berlaku asas ius soli, maka anak tersebut otomatis menjadi WNI, karena terlahir di Indonesia.
Contohnya : Misalnya ada seseorang anak yang lahir di wilayah Negara Republik Indonesia, dan di Indonesia berlaku asas ius soli, maka anak tersebut otomatis menjadi WNI, karena terlahir di Indonesia.
·
Ius Sanguinis
Asas
Ius Sanguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan
keturunan/kewarganegaraan orang tuanya, bukan berdasarkan Negara tempat
kelahiran.
Contohnya : Misalkan ada seseorang anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah&ibu WNI, dan Indonesia memakai ius sanguinis, maka anak tersebut menjadi WNI, karena ikut kewarganegaraan orang tuanya.
Contohnya : Misalkan ada seseorang anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah&ibu WNI, dan Indonesia memakai ius sanguinis, maka anak tersebut menjadi WNI, karena ikut kewarganegaraan orang tuanya.
Langganan:
Postingan (Atom)